ibrahim.Bedeng.com

Archive for the ‘Uncategorized’


<a href=”Feedjit Live Blog Stats“>

google


IGOS Center Tawarkan Aplikasi Pemilu dan Pilkada Murah Meriah


Ilustrasi (ist.)


Jakarta - Berbarengan dengan acara Bandung Comtech IT Education & Expo 2007, esok, Rabu (14/11/2007), akan diresmikan pula Indonesia Goes Open Source (IGOS) Center Bandung. IGOS Center Bandung yang dimotori oleh sejumlah praktisi, pebisnis dan akademisi teknologi open source tersebut diharapkan dapat menjadi inkubator bisnis, ruang pamer dan ajang diskusi komunitas open source di Bandung.

Khusus untuk pembukaan IGOS Center, akan diadakan pula sesi diskusi dengan Menristek Kusmayanto Kadiman melalui fasilitas teleconference pula.

Menurut Estiyanti Ekawati, selaku Direktur Eksekutif IGOS Center Bandung, pihaknya telah menghasilkan sejumlah aplikasi yang diharapkan dapat menjadi solusi kebutuhan saat ini. “Salah satu yang akan diperagakan dalam pembukaan IGOS Center Bandung tersebut adalah aplikasi e-Demokrasi,” ujar Estiyanti.

Ditambahkan olehnya, aplikasi e-Demokrasi tersebut dirancang untuk mampu menyelesaikan persoalan proses dan tahapan Pemilu dan Pilkada secara murah, efektif, dan aman. “Aplikasi e-Demokrasi juga disertai dengan produk the Next Generation Counting dan Voting System yang merupakan perangkat e-Voting generasi terkini,” paparnya. IGOS Center Bandung itu sendiri akan memiliki showroom di Be-Mall, Jalan Naripan / Veteran - Bandung.

Beberapa pihak yang menjadi motor IGOS Center Bandung tersebut diantaranya adalah Kementerian Ristek, ITB, Klub Linux Bandung dan sejumlah institusi bisnis semisal Be-Mall, Zamrud Technology, Penajati dan Majalah Biskom.

“Kami bertekad menjadikan IGOS Center Bandung sebagai inkubator bisnis yang meliputi business center, kantor perwakilan, showroom, dan tempat koordinasi dan kegiatan komunitas. Selain itu, kami juga akan memberikan dukungan layanan seputar teknologi open source bagi masyarakat luas, perusahaan swasta dan lembaga pemerintah,” tandas Estiyanti melalui keterangan tertulisnya yang diterima detikINET, Selasa (13/11/2007).
( dbu / dbu )

Hufff, dah lama
kita nggak ketemu. :D~~ Kira-kira beberapa bulan yang lalu, saya mencoba mencicipi
layanan speedy personal, dan nggak kerasa, baru sekitar 10 hari, bandwithnya
sudah overquota, lebih 7 mB kalo nggak salah. Padahal penulis sendiri waktu itu
hanya diberikan jatah 1 GB perbulannya. Wekzz !! Maklum penulis termasuk orang
yang rakus dalam pemakaian bandwith. :D. Download download … !!!  Terpaksa merogok kocek saku sang mahasiswa
yang notebenenya selalu bokek :D~~~.

Tapi berhubung
sakunya bolong mau bagaimana lagi, terpaksa pemakaian internet di rumah di
cabut. :(~

Kali ini penulis
mencoba untuk menjelaskan sebuah system quota ala speedy, dengan pembatasan
berdasarkan waktu dan kapasitas pemakaian tentunya.

Kita ambil contoh
: user A di berikan batas waktu pemakaian 5 jam, dan 20 MB perharinya. Walaupun
sebelum 5 jam kapasitasnya sudah full maka sang user terpaksa menunggu hari
berikutnya untuk bisa kembali bermain. Istilah kerennya yakni Squished.

System quota ini
menggunakan sebuah paket aplikasi tambahan, Squish. Yang penulis gunakan adalah
squish versi 0.0.18.

Di tutorial ini
penulis menggunakan distro fedora core 4, yang didalamnya telah terinstall
paket squid. Berikut adalah peralatan yang kita butuhkan nantinya :
 

gd-2.0.33-2.i386.rpm
perl-GD-2.35-1.fc4.i386.rpm
squish-0.0.18.tar.gz

Download dulu
paket-paket di atas :
# wget
http://h1.ripway.com/ilmuwebsite2/gd-2.0.33-2.i386.rpm
# wget
http://h1.ripway.com/ilmuwebsite2/perl-GD-2.35-1.fc4.i386.rpm
# wget http://h1.ripway.com/ilmuwebsite2/squish-0.0.18.tar.gz

Kemudian Install
paket gd-2.0.33-2.i386.rpm, dan 
perl-GD-2.35-1.fc4.i386.rpm
# rpm –ivh
gd-2.0.33-2.i386.rpm
# rpm –ivh  perl-GD-2.35-1.fc4.i386.rpm

Setelah itu
ekstrak file squish-0.0.18.tar.gz :
# tar –xzvf
squish-0.0.18.tar.gz

Terdapat sebuah
direktori baru disana, squish-0.0.18, kemudian masuk kedalamnya, kemudian
install :
# cd
squish-0.0.18
# make install

Pindah ke
direktori di mana squish berada :
# cd
/usr/local/squish/

Kemudian jalankan
option run pada file squish.pl, ini dilakukan untuk membuat sebuah tampilan
awal dari pemakaian bandwith :

# ./squish.pl
–install

Dengan fasilitas
crontab tambahkan sebuah perintah baru untuk daemon crond :

# crontab -e
5,10,15,20,25,30,35,40,45,50,55 * * * *
/usr/local/squish/squish.cron.sh

Kemudian tekan
ESC :x!

Jalankan perintah
baru tersebut untuk pertama kalinya :

#
/usr/local/squish/squish.cron.sh

Kemudian kita
tambahkan authentikasi ncsa_auth pada file konfigurasi squid.conf yang terletak
di /etc/squid/squid.conf : 

# nano
/etc/squid/squid.conf
# baris ini
ditambahkan di area authentikasi

auth_param basic program
/usr/lib/squid/ncsa_auth /etc/squid/passwd
auth_param basic children 5
auth_param basic realm Squid proxy-caching
web server
auth_param basic
credentialsttl 2 hours

# yang ini
ditambahkan pada area acl
acl ncsa
proxy_auth REQUIRED

# kemudian simpan

Setelah itu edit
di bagian bawah baris kalimat ini

### added by
squish (begin)

Menjadi seperti
ini :

# acl’s for squish - autodetected,
sometimes
acl SQUISHLOC dst ns.multimedia.com
acl SQUISHED1 proxy_auth -i
“/etc/squid/squished”

#acl SQUISHED2 ident    “/etc/squid/squished”
acl SQUISHED3 src        “/etc/squid/squished”
acl password proxy_auth REQUIRED

# Error info that says you’re squished
deny_info
http://ns.multimedia.com/squish/?squished& SQUISHED1

# deny_info
http://ns.multimedia.com/squish/?squished& SQUISHED2
deny_info
http://nd.multimedia.com/squish/?squished& SQUISHED3

# HTTP access controls for squish

http_access allow SQUISHLOC
http_access allow password !SQUISHED1
http_access deny SQUISHED1

# http_access deny SQUISHED2

http_access deny SQUISHED3

### added by squish (end )

http_access allow ncsa

Kemudian, edit file konfigurasi httpd  :

# nano /etc/httpd/conf/httpd.conf
# tambahkan baris
berikut di paling bawah dari file konfigurasi tersebut :

include
/usr/local/squish/apache-squish.conf  

Kemudian edit
file apache-squish.conf :
# nano
/usr/local/squish/apache-squish.conf

Edit file
tersebut menjadi seperti ini :
Alias /squish
“/usr/local/squish/”

<Directory
“/usr/local/squish/”>
Options +ExecCGI
AddHandler cgi-script .cgi
DirectoryIndex squish.cgi
AllowOverride None
Order allow,deny
Allow from all
</Directory>

 Di bagian
terakhir, anda cukup membuat user yang diperbolehkan untuk mengakses internet,
dengan membuat sebuah file yang berisi user yang diperbolehkan login :

# htpasswd /etc/squid/passwd
mamang

Berikan
permission r untuk user lain agar file /etc/squid/passwd dapat dibaca oleh
apache.

# chmod o+r
/etc/squid/passwd

Kemudian restart
service squid dan httpd :

# service squid
restart
# service httpd
restart

Untuk melakukan
pembatasan pemakaian pada user, silahkan edit file konfigurasi squish.conf

# nano
/etc/squid/squish.conf

squish.conf:
# This file
contains data formatted as follows:
#
# Blank lines and
hashed stuff is for comments
# user  amount/period
#       bandwidth: 999[kmG]b  / period: day, week, month
#       time: 999[smh]        /
period: day, week, month
#
# Whitelist
entries - they can have as much as they like

192\.168\.99\.44                25h/day
192\.168\.97\.43                25h/day

mamang     12h/day 120Mb/day

# Poor guy:
root            1h/day  1Mb/day   
2Mb/week

# Catchall –
people and IP’s not matched by the above rules
.*              4h/day  20Mb/day  
20h/week     100Mb/week

Tampilan ketika user habis masa pemakaiannya.

Ya cukup sekian,
apabila ada yang ditanyakan langsung saja ke :
alkemail@gmail.com
Greetz : b_scorpio,
phi_, ryuzaki, safril, dan semua staff ilmuwebsite.com yang tidak  bisa disebutkan satu persatu :D~~
Sumber dari situs php dengan judul Sistem Quota ala Speedy dengan Squish